Monday, December 01, 2008


Halal Food on US Campus


Athar Ali was bargaining with an animal seller in a sprawling market in southern Karachi to buy an animal for mass sacrifice during `Eid Al-Adha, one of the two main religious festivals in the Islamic calendar.
"Till last year, we all used to sacrifice goats, but this year it is unbearable for us," Ali, a small businessman, told IslamOnline. He wants to buy five cows for mass sacrifice by himself, friends and neighbors.
"This unprecedented price-hike has broken our back(s), leaving us with no other option but to go for mass sacrifice this year."
All About Udhiyah: Rulings and Conditions Pakistan is reeling under a severe financial crunch amid higher prices and a worsening internal security situation. It has almost run out of foreign currency reserves and the rupee has lost 30 percent of its value in 2008.
"The prices of animals, especially goats and sheep, are unbearable. The sellers are simply looting the people," fumes Ali.
It costs between 10,000 to 15,000 rupees ($125-190) to buy an average-sized goat.
"When I found out that I won't be able to buy a goat this year, I started contacting my friends, and neighbors to share a cow." The response was unbelievable.
"Just within a day, over 30 people agreed. I had intended to buy one cow as I thought that I would not be able to persuade more than seven people. But now I'm buying five cows."
A financially-able Muslim sacrifices a single sheep or goat or shares six others in sacrificing a camel or cow as an act of worship during `Eid Al-Adha.
According to the majority of scholars Udhiyah or sacrifice is a confirmed Sunnah of Prophet Muhammad (peace and blessings be upon him).
It reminds Muslims of the great act of sacrifice Prophet Ibrahim (Abraham) and his son Isma`eel were willing to make for the sake of God.
High Demand
Several charities are also arranging mass sacrifices this year.
"We have arranged mass sacrifice at 100 different places in Karachi due to increasing number of faithful who have joined us this year," Tabbassum Jafri, the secretary general of Al-Khidmat Foundation, the country’s largest Islamic charity, told IOL.
He expects a high demand for mass sacrifice this year due to the price-hikes.
"I don't have any specific data in this connection, but my estimation suggests that almost 50 percent of those who sacrificed goats last year, will go for cows through mass sacrifice this year due to back-breaking inflation."
They plan mass sacrifices in quake-hit areas in the southeastern Balochistan province.
"We have arranged mass sacrifice in different areas of Balochistan, hit by the earthquake," said Jafri.
At least 300 people were killed and 100,000 went homeless after a 6.5-magnitude quake rocked southeastern Balochistan last month.
"Hundreds of people have so far deposited money for mass sacrifice in earthquake-hit areas."
Abdul-Sattar Edhi, the founder and chairman of Edhi Foundation, the country's second largest charity, also predicts a high demand for mass sacrifice.
"The buying power of a brute majority of the people has reduced due to rising inflation," he told IOL.
"Therefore, I think, they will go for mass sacrifice this year."

Sunday, November 30, 2008


Pemerintah Saudi Hajikan 300 Muallaf


Kantor Bantuan Kememnterian Agama Islam Dakwah dan Irsyad Kerajaan Arab Saudi tahun ini akan menghajikan 300 muallaf yang tinggal di wilayah Rawdhlah, Riyadh, Arab Saudi. Menurut Abdul Aziz bin Muhamamd Al-Ghumas, kepala kantor tersebut, mereka kini tengah mempelajari dan mendalami manasik haji.Tiga ratus muallaf tersebut tertarik dan memeluk agama Islam karena kedamaian yang diperoleh selama hidup dalam lingkungan masyarakat muslim di Riyadh. Meniurut harian Al-Watan edisi Jumat, 28 November hari ini, mereka berasal dari berbagai jenis suku, kebangsaan, dan negara.Menurut Ghumas, melalui manasik haji mereka akan mengetahui seluk beluk haji, karena pada saat haji mereka tidak akan bisa dikontrol penuh karena banyaknya manusia.
Yang jelas, menurut Ghumas, semua jemaah diarahkan tentang mana yang boleh dan mana yang tidak dalam haji. Mereka juga tetap akan dipandu secara terus menerus selama menunaikan ibadah haji.

Saturday, November 29, 2008

NEWS



Sosok Nabi Muhammad Dalam Film Baru AS

AMERIKA – Jika saja rencana film yang disutradarai oleh Oscar Zoghbi ini benar-benar terwujud, maka tak lama lagi seluruh dunia dapat menyaksikan film tentang Nabi Muhammad dan umatnya yang Zoghbi harap dapat menyingkirkan persepsi salah mengenai Islam, termasuk juga persepsi yang mengatakan Muslim sebagai teroris.

Zoghbi mengatakan dia berharap dapat mengambil beberapa gambar di Mekkah dan Madinah, dan dia memerkirakan filmnya yang berjudul “The Messenger of Peace” dapat menyaingi kesuksesan “The Passion of The Christ” karya Mel Gibson.

Namun beberapa kritikus berpendapat tentang film yang rencananya akan mulai diproduksi tahun depan ini akan menuai kecaman karena tidak menceritakan kisah Nabi Muhammad dan Islam secara lengkap.

Nonie Darwish, penulis buku yang akan muncul berjudul “Cruel and Usual Punishment: The Terrifying Global Implications of Islamic Law", mengatakan film tersebut sepertinya akan berusaha keras tidak menyinggung siapapun.

“Film tersebut mungkin akan menghindari atau membenarkan kekerasan yang dilakukan Nabi Muhammad, dan menunjukkan perang selama bertahun-tahun di Madinah, dimana pembunuhan dan pembantaian massa dilakukan oleh Nabi Muhammad dengan tujuan menyebarkan agama, mengambil alih dan membungkam kritik yang ditujukan bagi dirinya”, katanya.

“Kami mungkin akan menyaksikan sosok Nabi Muhammad yang sebagian besar umat Muslim tidak mengetahuinya”.

Robert Spencer, direktur utama situs Jihadwatch, mengatakan masyarakat Barat yang berusaha mengenali Islam lebih dalam melalui kejadian bom bunuh diri akan sangat dikecewakan oleh “The Messenger of Peace”.

“Mereka telah menanti isu kontroversi melalui judul tersebut, yang selama ini mengetahui kebenaran tentang umat Muslim di seluruh dunia yang membenarkan tindakan kekerasan dari contoh dan kata-kata yang diberikan Nabi Muhammad”, kata Spencer.

Namun Zoghbi mengatakan filmnya menggunakan pendekatan yang lebih pantas.

“Kami mencoba menggambarkan keteladanan Nabi Muhammad. Ini sama sekali bukan film sejarah Islam”, katanya.

“Dan ini bukanlah film propaganda Islam. Film ini juga untuk kalangan Muslim, dan saya berharap film ini sedikit banyak dapat memengaruhi umat manusia untuk menghentikan kekerasan”.

Satu hal yang dihindari Zoghbi adalah pertentangan dan kecurigaan umat Muslim di seluruh dunia seperti yang sebelumnya terjadi terhadap penggambaran sosok Nabi Muhammad.

Aturan dalam Islam melarang untuk menampilkan sosok Nabi Muhammad dalam bentuk apapun, dan pertentangan seringkali meliputi perilisan kartun surat kabar, buku, dan film yang menampilkan sosok Nabi Muhammad.

Pada 2005, surat kabar Denmark, Jyllands-Posten, menampilkan sosok kartun Nabi Muhammad tengah mengenakan surban dengan sebuah bom diatasnya, menyebabkan kerusuhan yang menewaskan lebih dari 30 orang. Sedang tahun ini, sebuah film dokumenter tentang Islam berjudul “fitna” mengakibatkan protes keras , dan Random House menunda perilisan novel “Jewel of Medina” yang menceritakan kisah hidup seorang istri Rasulullah.

Zoghbi mengatakan dia akan berusaha keras memastikan filmnya tersebut tidak menyimpang dari tradisi Islam.

“Islam sendiri tidak segan-segan menunjukkan kepadamu tentang keberadaan Nabi Muhammad”, katanya. “Tradisi dan kekolotan tidak akan menghalangi kami. Kami tidak berencana menyinggung siapapun”.

Film tersebut juga mengikuti tradisi Islam dengan tidak menampilkan sosok pengikut Nabi Muhammad dalam bentuk manusia. Dar Al Sharia Legal dan Financial Consultancy, Bank Syariah di Dubai, telah ditunjuk untuk memastikan film tersebut tetap berjalan sesuai standar Islam.

Pembuatan "The Messenger of Peace" menghabiskan dana sekitar $ 130 juta yang didanai oleh beberapa penyumbang dari Timur Tengah – khususnya di Arab Saudi, Uni Emirat Arab, dan Mesir. Zoghbi mengatakan daftar nama para penyumbangnya akan dirilis bulan depan, kecuali mereka yang namanya tidak ingin disebutkan.

Para pemain dan kru juga akan segera dipilih, dan Zoghbi berencana menggunakan agensi di Los Angeles dan Inggris. Banyak dari bagian film diambil di Uni Emirat Arab.

Banyak yang menghubungkan film tersebut dengan film berjudul “The Message” pada tahun 1977 yang dibintangi Anthony Queen yang juga menceritakan tentang Islam. Film tersebut disutradarai Moustapha Akkad, yang bersama dengan saudara perempuannya menjadi korban kekerasan pada 2005, termasuk dalam 60 korban tewas akibat peledakan sebuah hotel di Yordania oleh kelompok Al-Qaeda.

Zoghbi, yang juga turut bekerja dalam “The Message”, mencoba untuk membuat perbedaan dengan film karya Akkad. Dia mengatakan film "The Messenger of Peace" akan menceritakan cerita umum, namun hanya itulah persamaannya. “Ini sama sekali bukan film bikinan ulang. Isi, kisah dan produksinya akan sangat jauh berbeda”.

Dia juga berusaha menghindari kontroversi, dimana perilisan film “The Message” memancing tindakan kelompok ekstrimis menyandera 149 korban di Washington DC, yang dikenal dengan peristiwa “Pengepungan Hanafi Muslim”. Seluruh sandera berhasil dibebaskan, namun seorang polisi dan wartawan tewas dalam bentrokan tersebut.

Penjualan tiket film tersebut juga mengalami kemerosotan ketika diketahui film tersebut didanai oleh Presiden Libya, Muammar Qaddafi.

Zoghbi berharap filmya dapat menyatukan seluruh masyarakat.

“Tidak ada tindakan yang berarti dalam 30 tahun ini, dan saya memutuskan saat ini adalah waktu yang tepat untuk membangun sebuah penghubung”.

NEWS


KimDonesia (Kimberley) Mualaf Bule asal Queensland, Australia

Mualaf bule cantik ini nama aslinya Kimberley warganegara Australia dan berdomisili di Queensland berumur 17 tahun dan pernah tinggal di Indonesia bersama orang tua yang menjadi expatriate PT. Gula Putih Mataram. Kim atau nama panggilannya Kimi yang memiliki nama asli Kimerley menjadi mualaf pada bulan April 2008 yang lalu dan telah berganti nama menjadi Kamilah namun di komunitas youtube dikenal sebagai KimDonesia. Keceriaan Kimi dalam setiap videonya menjadi sebuah daya tarik tersendiri sehingga Kimi memiliki banyak teman diseluruh dunia khususnya dari Indonesia.

I miss Indonesia like craaazy. Beli tiket pesawat buat saya donk, biar bisa balik ke Indonesia lagi. Hahaha bercanda deh. Tapi... Kangen sama teman-teman disana.


Kimi atau Kamilah memiliki beberapa Blog antara lain di :

http://profiles.friendster.com/kimiforsure "Terlalu sibuk jadi gw jarang bisa buka Friendster!! Maaf ya! Tapi gw lulus tgl 20, udah ga sabar." Female, 17, Single Interested In: Friends Member Since: Oct 2006 Location: Bundaberg, Queensland, AU Hometown: PT. Gula Putih Mataram, Lampung Company: Sizzler Restaurant Last Login: 2 days helloKIMI's URL: http://profiles.friendster.com/kimiforsure "Proud to be Australian. Aku sering bikin video, banyak org di dunia ini suka lihat video2 nya. Kalau mau..."=) Cewek Australia.=) Stuck in the 70's.=) Bisa berbahasa Indonesia.=) Masih tinggal di Queensland (Australia Timur).=) Suka nonton Sinetron Indonesia.=) Pernah tinggal di PT. GPM, Lampung & pgn balik kesana lagi.=) Kangen sm teman" yg ada di Indo.=) Udah masuk agama Islam di bulan April 2008.=) Masih di kelas 3 SMA. Lulus di November.=) Mau kuliah taun depan utk menjadi guru B. Inggris.=) Mau pindah ke PT. GPM lagi.=) Hmm... Apa lagi?=) Tidak ada Tuhan selain Allah.Contact me:Mau chatting? Add: kimi.mashimaro@hotmail.comatau kim_jensen91@yahoo.comMau kirim e-mail? Kirim ke: kimjensen91@hiptop.com.auMau lihat Myspace saya? Add : www.myspace.com/chocoholic_kimmiMau baca blog saya? Lihat: http://hellokimi.blogspot.com/Who I Want to Meet: Allah SWT.Prophet Muhammad SAW.Allah's messengers & angels.And...

NEWS


Britney Spears Berencana Muallaf, AS Terguncang!



Setelah Michael Jackson memutuskan untuk memeluk agama Islam dan merubah nama menjadi Mikaeel, kali ini giliran diva pop AS dikabarkan berencana menjadi seorang Muallaf. Britney Spears tampak begitu bahagia dengan kekasih Muslim barunya, dan tidak lama berselang memutuskan untuk masuk Islam sebelum menikahinya, sebuah surat kabar Inggris melaporkan.

Spears, 26 tahun, dan gembong paparazzi, Adnan Ghalib, 35 tahun, telah bersama selama kurang lebih dua minggu, memancing tanda tanya besar bagi media mengenai kesehatan mental dan tujuannya dibalik rencana tersebut.

Pasangan tersebut mengatakan mereka sedang jatuh cinta yang luar biasa, bahkan seorang teman Spears melaporkan bahwa Spears memutuskan untuk memeluk Islam dan menikahinya, menurut surat kabar UK's News of The World (NOTW).

Dalam sebuah perbincangan via telepon dengan seorang kerabat Ghalib yang berada di kota Birmingham, Spears dikabarkan telah memberi tahu mereka, “Saya mencintainya” dan “Kami saling menyayangi. Dia satu-satunya pria yang dapat memahamiku. Dan saya tidak main-main”, menurut laporan NOTW.

Pers Inggris berspekulasi tentang tujuan Ghalib dalam laporan The Sun, bahwa Ghalib terlalu menyombongkan diri bagaimana selama dua tahun dia berusaha mendekati sang diva untuk menjual kisahnya dan meraup keuntungan.

Menurut NOTW, Ghalib telah menawarkan beberapa foto Spears tanpa busana dengan harga sekitar $ 5 juta.

NOTW juga menuturkan bahwa keluarga Sunni Ghalib yang berada di Birmingham merasa khawatir dengan kelakuan Ghalib.

Seorang anggota keluarga mengatakan, “Orang tuanya merasa terhina. Mereka telah memeringatkan Ghalib untuk menjauhi Spears atau mereka tidak lagi menganggapnya sebagai keluarga”, namun pernyataan tersebut disangkal oleh Ghalib.

Spears, yang sebelumnya pernah pula memeluk agama Yahudi Kabbalah, berencana untuk membuat berita palsu kematiannya dan akan pindah ke Palestina bersama kekasih barunya, surat kabar The Sun melaporkan. (alarby/suaramedia)